Semoga dengan membaca lirik lagu tersebut, seperti halnya dua lagu tema novel sebelumnya, pembaca bisa lebih menangkap kesan yang mendalam dari novelnya, seraya membayangkan kira-kira akan jadi seperti apa novel ini bila difilmkan yaaa? :D Akan menarik, Insya Allah, tentunya! Ya, semoga! :)
Terima kasih atas do’a dan dukungan dari teman-teman semua! ^^;v
Terus berkarya dan jangan patah semangat! Selamat Berjuang!!! ^^;v
---
Instrumental Theme: JERIT PRAJURIT by DWM
JERIT PRAJURIT
Dhimas Wisnu Mahendra
Dhimas Wisnu Mahendra
Merindukanmu takkan ada habisnya,
Tunggu ku pulang tanpa batas waktu
Tidak sedetikpun tak memikirkanmu,
Akankah kudapat kembali utuh padamu
Tunggu ku pulang tanpa batas waktu
Tidak sedetikpun tak memikirkanmu,
Akankah kudapat kembali utuh padamu
Seorang prajurit di medan tempur
Teguh bertaruh jiwa hingga gugur
Demi tugas negara yang dibelanya
Harus rela meninggalkan orang-orang tercinta
Teguh bertaruh jiwa hingga gugur
Demi tugas negara yang dibelanya
Harus rela meninggalkan orang-orang tercinta
Merindukanmu takkan ada habisnya,
Tunggu ku pulang tanpa batas waktu
Tidak sedetikpun tak memikirkanmu,
Akankah kudapat kembali utuh padamu
Tunggu ku pulang tanpa batas waktu
Tidak sedetikpun tak memikirkanmu,
Akankah kudapat kembali utuh padamu
Di derasnya hujan dan desing peluru
Di tingkah dentum mortir, debu menderu
Di rentet salakan pesawat pemburu
Tiap celah intai ancam cabut renggut nyawaku
Di tingkah dentum mortir, debu menderu
Di rentet salakan pesawat pemburu
Tiap celah intai ancam cabut renggut nyawaku
Merindukanmu takkan ada habisnya,
Tunggu ku pulang tanpa batas waktu
Tidak sedetikpun tak memikirkanmu,
Akankah kudapat kembali utuh padamu
Tunggu ku pulang tanpa batas waktu
Tidak sedetikpun tak memikirkanmu,
Akankah kudapat kembali utuh padamu
Di derasnya hujan dan desing peluru
Di tingkah dentum mortir, debu menderu
Di rentet salakan pesawat pemburu
Tiap celah intai ancam cabut renggut nyawaku
Di tingkah dentum mortir, debu menderu
Di rentet salakan pesawat pemburu
Tiap celah intai ancam cabut renggut nyawaku
Seorang prajurit di medan tempur
Teguh bertaruh jiwa hingga gugur
Demi tugas negara yang dibelanya
Harus rela meninggalkan orang-orang tercinta
Teguh bertaruh jiwa hingga gugur
Demi tugas negara yang dibelanya
Harus rela meninggalkan orang-orang tercinta
---
Dhimas Wisnu Mahendra :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar